Berita Terkini

166

KPU Kota Banjar Gelar Upacara Hari Pahlawan, Kobarkan Semangat Pengabdian dan Integritas Penyelenggara Pemilu

Banjar, 10 November 2025, Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar melaksanakan upacara bendera dan mengheningkan cipta di halaman kantor KPU Kota Banjar, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh komisioner, sekretaris, PNS, PPPPK dan PPNPN KPU Kota Banjar dengan penuh khidmat dan rasa nasionalisme. Suasana Upacara Peringatan Hari Pahlawan KPU Kota Banjar (KPU Kota Banjar/Faisal) Upacara dimulai pada pukul 08.00 WIB, diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, serta pesan-pesan pahlawan. Seluruh peserta tampak berdiri tegak, mengenakan pakaian seragam korpri lengkap. Pengibaran Bendera Merah Putih (KPU Kota Banjar/Faisal) Ketua KPU Kota Banjar, dalam amanatnya, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk refleksi bagi seluruh aparatur negara untuk meneladani semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. “Para pahlawan telah mengajarkan kepada kita arti pentingnya pengorbanan, kejujuran, dan tanggung jawab. Sebagai penyelenggara pemilu, kita juga memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai perjuangan itu dalam konteks demokrasi modern,” ujarnya. Menurutnya, semangat kepahlawanan harus dihidupkan dalam setiap aspek tugas dan pengabdian, terutama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Integritas, netralitas, dan profesionalitas menjadi bentuk perjuangan masa kini bagi para pegawai KPU. “Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan senjata dan pengorbanan fisik, maka kita sekarang berjuang dengan menjaga integritas dan menjalankan amanah rakyat dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil,” tambahnya. Pembacaan Amanat dan Pesan Pesan Pahlawan oleh Pembina Upacara (KPU Kota Banjar/Faisal) Sebagai bentuk penghormatan, dalam upacara tersebut dibacakan sejumlah pesan pesan perjuangan pahlawan nasional, di antaranya: “Perlawanan yang tidak lahir dari pikiran merdeka hanyalah letupan emosi, bukan perjuangan.” — Dr. Cipto Mangunkusumo “Seorang pemimpin sejati tidak hanya memerintah, tetapi menuntun.” — H.O.S. Tjokroaminoto “Hidup untuk rakyat, mati untuk kehormatan.” — Pangeran Antasari “Kemerdekaan harus dijaga dengan kejujuran, bukan sekadar semangat.” — Kasman Singodimedjo “Wanita yang cerdas akan melahirkan bangsa yang kuat.” — Raden Dewi Sartika “Tidak ada ketakutan bagi mereka yang memperjuangkan kebenaran.” — Teuku Cik Di Tiro. Selain menjadi agenda rutin tahunan, upacara Hari Pahlawan ini juga menjadi bagian dari upaya KPU Kota Banjar dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan mempererat kebersamaan di lingkungan kerja. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk menegaskan bahwa tugas KPU bukan hanya soal teknis penyelenggaraan pemilu, tetapi juga tentang bagaimana menjaga nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan pelayanan publik yang berintegritas. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah peserta juga menyampaikan kesan dan pesan mereka terhadap makna Hari Pahlawan. Salah satu staf sekretariat menyebut bahwa momen ini mengingatkan dirinya untuk bekerja dengan hati, karena setiap langkah dalam pelayanan publik merupakan bentuk pengabdian kepada negara. “Kita mungkin tidak berjuang di medan perang seperti para pahlawan dulu, tapi lewat kerja yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab, kita ikut melanjutkan perjuangan mereka dalam bentuk yang berbeda,” tuturnya. Peringatan Hari Pahlawan 2025 ini juga menjadi momentum bagi KPU Kota Banjar untuk menyadari tantangan baru dalam penyelenggaraan pemilu di era digital dan informasi cepat. KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu dituntut untuk menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi. Dalam konteks itu, nilai-nilai kepahlawanan seperti keberanian, kejujuran, dan loyalitas kepada bangsa menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika demokrasi digital. Dalam penutupan upacara, Ketua KPU Kota Banjar kembali mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan Hari Pahlawan sebagai titik tolak memperkuat komitmen terhadap prinsip integritas, profesionalitas, dan netralitas. “Pahlawan sejati di masa kini adalah mereka yang tetap berpegang teguh pada nilai kebenaran meskipun dalam tekanan dan godaan. Bekerja dengan integritas adalah cara kita menghormati jasa pahlawan,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menularkan semangat positif tersebut kepada masyarakat, terutama menjelang tahapan penting dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan pemilu berikutnya. “Setiap langkah kerja kita harus mencerminkan semangat pelayanan. Mari jadikan Hari Pahlawan ini sebagai pengingat bahwa tanggung jawab kita bukan hanya administratif, tapi juga moral terhadap bangsa dan demokrasi,” katanya. Upacara diakhiri dengan pembacaan doa untuk para pahlawan dan bangsa Indonesia, serta foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan. Suasana haru namun penuh semangat terasa di halaman kantor KPU Kota Banjar. Di tengah langit cerah pagi itu, semangat merah putih seolah mengalir dalam setiap peserta upacara. Bagi keluarga besar KPU Kota Banjar, Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momen memperbarui komitmen pengabdian terhadap bangsa melalui penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, jujur, adil, dan transparan. KPU Kota Banjar bertekad menjadi bagian dari perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih baik dengan menjunjung tinggi semangat perjuangan, kejujuran, dan pelayanan kepada rakyat. “Mari lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Jadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian, dan kobarkan semangat pahlawan di hati kita masing-masing,” tutup Ketua KPU Kota Banjar. #KPUKotaBanjar #KPUMelayani #HariPahlawan2025


Selengkapnya
144

KPU Kota Banjar Jalin Koordinasi dengan Pengadilan Agama Terkait Sinkronisasi Data Pemilih

Banjar, 5 November 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar melakukan kunjungan resmi ke Pengadilan Agama (PA) Kota Banjar dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi data pemilih, khususnya terkait penduduk berusia di bawah 17 tahun yang telah menikah atau mendapatkan dispensasi nikah. Pertemuan ini berlangsung hangat dan produktif, dengan pembahasan yang menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk menjaga keakuratan data pemilih menjelang pelaksanaan pemilihan mendatang. Ketua Pengadilan Agama Kota Banjar dan Ketua KPU Kota Banjar melakukan koordinasi terkait PDPB (Pengadilan Agama Kota Banjar/Dik Dik) Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu dan ketersediaan Ketua dan jajaran Pengadilan Agama yang telah menerima kunjungan tersebut. Ia menuturkan bahwa KPU sebelumnya juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama Kota Banjar untuk menyelaraskan data pemilih, terutama terkait pemilih berusia 17 tahun dan/atau yang telah menikah sebelum usia tersebut. Mukhlis menegaskan bahwa KPU secara berkelanjutan terus melakukan pemutakhiran data pemilih untuk memastikan data yang digunakan pada tahapan pemilihan selalu aktual dan akurat. Dari sisi teknis, Kepala Sub Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Banjar, Tony Rafyudin, menjelaskan bahwa Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dilaksanakan melalui pleno setiap tiga bulan. Namun, masih ditemukan kendala di lapangan, seperti adanya penduduk berusia di bawah 17 tahun yang sudah menikah tetapi belum memiliki KTP. Berdasarkan data triwulan II, jumlah pemilih di bawah umur yang telah menikah bahkan bertambah sebanyak tiga orang pada bulan September. Ke depan, Tony berharap dapat terjalin mekanisme berbagi data dengan Pengadilan Agama untuk memperoleh informasi mengenai warga yang mendapat dispensasi nikah, sehingga sinkronisasi data pemilih dapat berjalan lebih optimal. Suasana Ruang Rapat Pengadilan Agama Kota Banjar (Pengadilan Agama Kota Banjar/Dik Dik) Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Agama Kota Banjar, Isep Rijai Muharom, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa data dispensasi nikah merupakan hasil analisis yang memiliki dasar ketentuan hukum, sehingga informasinya dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengapresiasi kunjungan KPU dan menegaskan pentingnya dukungan PA dalam menyediakan data yang diperlukan demi kelancaran proses demokrasi. Namun demikian, Isep mengingatkan bahwa sebagian besar data pada PA bersifat privat, terutama perkara perdata, sehingga penyampaiannya harus memperhatikan aturan kerahasiaan. Panitera PA Kota Banjar, Barkah Ramdhani, S.H., M.H., turut memberikan penjelasan bahwa dispensasi nikah tidak dapat dijadikan bukti bahwa pernikahan telah berlangsung, karena pernikahan tetap harus dicatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Tanpa pencatatan resmi, data tersebut belum dapat dipakai sebagai dasar untuk memastikan status perkawinan seseorang dalam pemutakhiran data pemilih= Melalui koordinasi ini, KPU Kota Banjar dan Pengadilan Agama Kota Banjar sepakat untuk terus meningkatkan sinergi dalam penyelarasan data kependudukan demi mendukung validitas data pemilih, sebagai bagian penting dari penyelenggaraan pemilihan yang berkualitas dan berintegritas.  


Selengkapnya
170

KPU dan KCD Bersinergi Membangun Pemilih Cerdas Sejak Dini di Kota Banjar

Banjar, 6 November 2025 – KPU Kota Banjar terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula. Hal ini diwujudkan melalui rapat koordinasi antara KPU Kota Banjar dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII yang digelar pada pukul 10.45 WIB, dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Rapat tersebut membahas sinergi antara kedua lembaga dalam pelaksanaan sosialisasi pendidikan politik di kalangan pelajar tingkat SMA, SMK, dan SLB di Kota Banjar. Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, memimpin jalannya diskusi dengan KCD Wilayah XIII. (KPU Kota Banjar/Dik Dik) Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, dalam arahannya menyampaikan bahwa sosialisasi pendidikan pemilih pemula merupakan langkah penting agar generasi Z tidak bersikap apatis terhadap demokrasi dan memiliki pemahaman politik yang sehat serta bertanggung jawab. Menurutnya, pesta demokrasi di sekolah seperti pemilihan ketua OSIS dapat menjadi sarana pembelajaran efektif sebelum siswa berpartisipasi langsung dalam pemilihan umum di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ia juga menambahkan bahwa KPU Kota Banjar telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih pada momentum pemilihan ketua OSIS di beberapa sekolah sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Sementara itu, Kepala KCD Pendidikan Wilayah XIII, Dwi Yanti Estiningrum, menyambut baik inisiatif KPU Kota Banjar dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih pemula. Ia menyatakan kesiapan KCD untuk menerbitkan surat rekomendasi guna mempermudah akses pelaksanaan sosialisasi di sekolah-sekolah wilayah kerjanya. Dwi Yanti menjelaskan bahwa KCD membawahi jenjang SMA, SMK, dan SLB, sedangkan jenjang SD dan SMP berada di bawah Dinas Pendidikan Kota Banjar. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembentukan dasar pemahaman politik yang kuat bagi generasi muda, agar mereka tidak mudah dimanfaatkan dan mampu menjadi pemilih cerdas serta kritis. Ia juga menegaskan bahwa KCD terbuka terhadap permohonan data pemilih pemula berusia 17 tahun, selama KPU menyampaikan surat permohonan resmi sebagai dasar pengambilan data. KPU Kota Banjar dan KCD Wilayah XIII siap bersinergi untuk pemilu dan pilkada yang akan datang. (KPU Kota Banjar/Dik Dik) Dari sisi kelembagaan, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, menuturkan bahwa KPU Kota Banjar memiliki program pendidikan politik berkelanjutan bagi siswa-siswi di Kota Banjar. Program tersebut berfokus pada penguatan karakter pemilih muda agar mampu berpikir rasional dan kognitif dalam menentukan pilihan politiknya. Ia menekankan pentingnya peran generasi Z sebagai pemilih rasional, demi terwujudnya demokrasi yang lebih matang dan berkualitas pada tahun 2029. Dalam kesempatan tersebut, Irfan juga mengajukan permohonan agar KCD bersedia menjadi narasumber podcast pendidikan politik yang akan diselenggarakan oleh KPU Kota Banjar, dan KCD menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi. Sebagai tindak lanjut, KCD akan menyiapkan surat rekomendasi bagi pelaksanaan sosialisasi di sekolah-sekolah menengah atas dan kejuruan, serta mendukung permohonan data pemilih pemula dari KPU Kota Banjar. Kedua pihak juga sepakat untuk berkolaborasi dalam kegiatan podcast pendidikan politik, dengan menghadirkan KCD sebagai narasumber. Komitmen bersama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran politik generasi muda serta menumbuhkan budaya demokrasi yang partisipatif di lingkungan pendidikan. Rapat ditutup pada pukul 11.11 WIB oleh Ketua KPU Kota Banjar. Pertemuan ini menandai awal sinergi yang kuat antara KPU Kota Banjar dan KCD Pendidikan Wilayah XIII dalam membangun pemilih cerdas sejak dini, dari sekolah menuju partisipasi aktif di Tempat Pemungutan Suara.


Selengkapnya
131

Silaturahmi dan Koordinasi: KPU Kota Banjar Sambangi Kemenag Kota Banjar

Banjar, 29 Oktober 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar melakukan kunjungan silaturahmi kelembagaan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, beserta jajaran anggota dan staf, dan disambut hangat oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri, S.E., M.M. Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, menyampaikan maksud silaturahmi ke Kantor Kemenag Kota Banjar. (KPU Kota Banjar/Dik Dik) Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Mukhlis menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi kelembagaan dalam rangka memperkenalkan kantor baru KPU Kota Banjar, sekaligus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kemenag dalam upaya memperluas jangkauan sosialisasi pendidikan pemilih di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. “Kami ingin membangun sinergi dengan Kemenag dalam kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih, agar pemilih di Kota Banjar semakin sadar dan aktif dalam menggunakan hak pilihnya,” ujar Muhammad Mukhlis. Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri, S.E., M.M., menyatakan bahwa Kemenag siap mendukung berbagai program KPU, baik dalam kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih maupun pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB). “Kami sangat mendukung program KPU. Melalui sinergi ini, kami berharap kesadaran demokrasi di kalangan masyarakat, khususnya di lembaga pendidikan keagamaan, dapat semakin meningkat,” ungkapnya. Kepala Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri, S.E., M.M., menyambut baik kedatangan KPU Kota Banjar. (KPU Kota Banjar/Dik Dik) Sementara itu, Joko Nurhidayat, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Banjar, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk kolaborasi sosialisasi bersama, terutama dalam meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan pesantren. “Kami berharap kegiatan bersama ini bisa menjangkau para santri dan pemilih pemula di pesantren, agar partisipasi dalam pemilu dan pilkada semakin tinggi,” tuturnya. Diskusi berlangsung aktif dan hangat, membahas berbagai isu strategis, mulai dari partisipasi pemilih di lingkungan pesantren hingga digitalisasi kepemiluan di masa depan. Para peserta sepakat bahwa spirit keagamaan yang melekat pada Kemenag akan sangat membantu dalam menjaga kondusivitas dan kelancaran pelaksanaan pemilu dan pilkada di Kota Banjar. Dalam kesempatan yang sama, Moch. Wahab Hasbullah, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Banjar, menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Kemenag, dalam mendukung kegiatan non-tahapan seperti Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). “Data pemilih merupakan elemen penting dalam pemilu dan pilkada. PDPB juga bersinggungan langsung dengan Kemenag, terutama terkait perubahan status perkawinan pemilih. Kami juga memiliki sejumlah kegiatan non-tahapan lainnya seperti in-house training, taping podcast, dan sosialisasi pendidikan pemilih,” jelasnya. Menutup pertemuan, pihak Kemenag menyambut baik inisiatif KPU Kota Banjar dan menyepakati pentingnya sosialisasi demokrasi ke madrasah aliyah dan pesantren, agar para pemilih pemula memahami nilai-nilai partisipasi dalam kehidupan berdemokrasi. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih kuat antara KPU Kota Banjar dan Kemenag Kota Banjar, demi terwujudnya data pemilih yang akurat, partisipasi masyarakat yang tinggi, dan penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan berintegritas.  


Selengkapnya
128

Satu Rekaman, Sejuta Arti: Pelajar Banjar Siap Jadi Pemilih Pemula di Pemilu Mendatang

Banjar, 22 Oktober 2025 – Semangat berpartisipasi dalam proses demokrasi kini mulai tumbuh subur di kalangan pelajar Kota Banjar. Melalui kegiatan perekaman KTP elektronik (KTP-el) yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, para pelajar berusia 16 dan 17 tahun mendapat kesempatan untuk memiliki dokumen kependudukan yang sah sebagai bagian dari identitas kewarganegaraan mereka. Lebih dari sekadar administrasi kependudukan, kegiatan ini menjadi langkah awal yang bermakna bagi generasi muda untuk menapaki peran barunya sebagai calon pemilih pada Pemilu mendatang. Suasana perekaman KTP-El di SMKN 3 Banjar. (KPU Kota Banjar/Bayu Faisal Nugraha) Perekaman KTP-el bagi pelajar SMA, SMK, dan MA ini dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Banjar sepanjang bulan Oktober 2025. Kegiatan dimulai di MAN 1 Banjar pada 6 Oktober 2025, disusul oleh SMAN 1 Banjar pada 7 Oktober, dan SMKN 1 Banjar pada 8 Oktober. Selanjutnya, jadwal perekaman berlanjut ke SMAN 3 Banjar pada 14 Oktober, SMKN 2 Banjar pada 15 Oktober, lalu SMAN 2 Banjar pada 20 Oktober, dan ditutup dengan kegiatan di SMKN 3 Banjar pada 21 Oktober 2025. Dengan sistem jemput bola ini, pelajar dapat melakukan perekaman langsung di sekolah tanpa perlu datang ke kantor Disdukcapil, sehingga pelaksanaan berjalan lebih efektif, efisien, dan menjangkau seluruh calon pemilih muda di Kota Banjar. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Banjar turut mengambil peran penting melalui pendampingan dan sosialisasi kepemiluan bagi para pelajar. Melalui sesi interaktif, tim KPU menyampaikan berbagai informasi terkait tahapan Pemilu, pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta makna menjadi pemilih cerdas dan berintegritas. Para pelajar juga diajak memahami bahwa KTP-el bukan hanya identitas resmi negara, tetapi juga menjadi syarat utama untuk dapat terdaftar sebagai pemilih sah dalam daftar pemilih tetap (DPT). Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran politik generasi muda sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa bangga karena memiliki peran dalam proses demokrasi di daerahnya. KPU Kota Banjar didampingi Bawaslu Kota Banjar saat proses perekaman KTP-El di SMAN 1 Banjar. (KPU Kota Banjar/Rasyid Maulid Majid) Bagi KPU Kota Banjar, kegiatan perekaman KTP-el ini memiliki arti strategis dalam mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Keterlibatan aktif Disdukcapil dalam memastikan pelajar berusia 16 dan 17 tahun memiliki KTP-el menjadi langkah nyata dalam menjaga validitas data kependudukan yang akan berpengaruh langsung terhadap kualitas daftar pemilih. KPU Kota Banjar menilai bahwa sinergi antarlembaga, terutama dengan Disdukcapil, merupakan kunci utama dalam menjaga akurasi dan inklusivitas data pemilih agar seluruh warga yang telah memenuhi syarat dapat terakomodasi hak pilihnya. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Kota Banjar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, perekaman KTP-el bagi pelajar bukan hanya tentang pencatatan identitas, melainkan tentang menyiapkan calon pemilih masa depan yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara. “Satu rekaman hari ini mungkin terlihat sederhana, tapi maknanya sangat besar bagi proses demokrasi di masa depan. Dari perekaman inilah, nama-nama baru akan muncul dalam daftar pemilih berkelanjutan, dan dari sinilah kesadaran berpartisipasi politik dimulai,” ungkapnya dalam kesempatan pendampingan di salah satu sekolah. Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi KPU Kota Banjar untuk lebih mendekatkan diri kepada pemilih pemula. Dengan gaya penyampaian yang ringan dan edukatif, para petugas KPU mengajak pelajar berdiskusi tentang pentingnya memahami peran generasi muda dalam Pemilu. Para siswa terlihat antusias bertanya tentang bagaimana proses pendaftaran pemilih dilakukan, bagaimana menentukan pilihan yang rasional, dan apa saja hak serta kewajiban seorang pemilih. Antusiasme ini menunjukkan bahwa generasi muda Kota Banjar memiliki semangat tinggi untuk menjadi bagian dari perjalanan demokrasi Indonesia. Di sisi lain, KPU Kota Banjar juga mengapresiasi penuh peran sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan baik. Dukungan dari pihak sekolah, mulai dari penyediaan tempat, pendataan siswa, hingga koordinasi teknis dengan Disdukcapil dan KPU, menjadi faktor penting yang memastikan kegiatan berjalan lancar. Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya data kependudukan dan partisipasi pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat, termasuk lembaga pendidikan. Seluruh data hasil perekaman KTP-el akan diolah terlebih dahulu oleh Disdukcapil Kota Banjar sebelum digunakan sebagai dasar penambahan pemilih baru dalam tahapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tahun 2025. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap calon pemilih pemula yang telah memenuhi syarat umur dapat tercatat secara resmi dalam sistem kepemiluan. Dengan begitu, kegiatan perekaman KTP-el di sekolah tidak hanya berdampak pada peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan, tetapi juga secara langsung mendukung integritas dan keakuratan data pemilih di Kota Banjar. Perekaman KTP-El di SMKN 2 Banjar. (KPU Kota Banjar/Bayu Faisal Nugraha) Melalui kegiatan pendampingan ini, KPU Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap upaya yang memperkuat fondasi demokrasi di tingkat lokal. Pelajar yang hari ini merekam KTP-el adalah pemilih masa depan yang akan menentukan arah kebijakan bangsa di tahun-tahun mendatang. Oleh karena itu, membangun kesadaran demokrasi sejak di bangku sekolah menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas Pemilu yang lebih inklusif, partisipatif, dan berintegritas. Satu rekaman, sejuta arti — demikian makna yang ingin ditanamkan dalam kegiatan ini. Karena setiap rekaman KTP-el bukan sekadar proses administratif, melainkan simbol kesiapan generasi muda untuk mengambil bagian dalam perjalanan panjang demokrasi Indonesia. Dari ruang kelas menuju bilik suara, dari identitas kependudukan menuju partisipasi politik yang bermakna — pelajar Banjar siap menjadi bagian dari masa depan Pemilu yang cerdas, jujur, dan penuh semangat kebangsaan.


Selengkapnya
299

Membangun Masa Depan Pemilu dengan AI: Kolaborasi, Inovasi, dan Efisiensi

Banjar, 24 Oktober 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia kembali menghadirkan inovasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan webinar bertajuk “Membangun Masa Depan Pemilu dengan AI: Kolaborasi, Inovasi, dan Efisiensi” yang digelar secara daring pada Jumat (24/10/2025) melalui platform Zoom Cloud Meetings. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus ruang refleksi bagi jajaran penyelenggara pemilu di seluruh Indonesia untuk memahami potensi kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung efektivitas dan efisiensi alur kerja kelembagaan. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon Idroos, membuka acara webinar. (KPU Kota Banjar/Bayu Faisal Nugraha) Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon Idroos, dan diikuti oleh peserta dari KPU provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. KPU Kota Banjar turut hadir dalam kegiatan ini, diwakili oleh Ketua KPU Kota Banjar, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, serta staf Subbagian Data dan Informasi. Partisipasi tersebut mencerminkan komitmen KPU Kota Banjar untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperkuat kesiapan kelembagaan dalam menghadapi era digitalisasi kepemiluan. Dalam sambutannya, Betty Epsilon Idroos menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah positif untuk mengisi masa post-election period dengan aktivitas yang konstruktif. Menurutnya, penerapan kecerdasan buatan bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan nyata yang akan membantu KPU meningkatkan kinerja, efisiensi, serta akurasi dalam berbagai proses kerja kepemiluan. “Webinar ini menjadi momentum bagi kita semua untuk belajar bersama tentang bagaimana kecerdasan buatan dapat diintegrasikan dalam alur kerja KPU. Harapannya, AI mampu membantu pekerjaan kita di masa yang akan datang, bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperkuat efektivitas dan efisiensi lembaga,” ujar Betty saat membuka acara. Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan SDM dalam menyambut transformasi digital. Menurutnya, teknologi hanyalah alat, sementara keberhasilan penerapannya tetap bergantung pada kemampuan manusia untuk beradaptasi, berpikir kritis, dan menjaga integritas. Narasumber webinar, Prof. Ir. Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si., M.T., Ph.D., pakar kecerdasan buatan dari Universitas Brawijaya. (KPU Kota Banjar/Bayu Faisal Nugraha) Webinar ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Ir. Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si., M.T., Ph.D., pakar kecerdasan buatan dari Universitas Brawijaya. Dalam pemaparannya, Prof. Wayan menjelaskan bahwa cakupan AI sangat luas, sehingga kegiatan ini bersifat pengenalan umum untuk membangun pemahaman dasar di kalangan penyelenggara pemilu. AI, menurutnya, memiliki potensi besar dalam menyelesaikan berbagai tantangan pemilu modern, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan data, efisiensi proses, serta analisis berbasis informasi. “Kecerdasan buatan bekerja dengan meniru cara berpikir manusia — menganalisis, memutuskan, dan bertindak. Namun, AI tidak dapat menggantikan kebijakan dan pertimbangan etis manusia. Fungsinya adalah mendukung dan memperkuat proses kerja manusia, bukan menggantikan sepenuhnya,” jelas Prof. Wayan. Wayan Firdaus Mahmudy menjelaskan integrasi alur kerja menggunakan AI di lingkungan KPU. (KPU Kota Banjar/Bayu Faisal Nugraha) Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa potensi penerapan AI dalam alur kerja KPU, seperti analitik prediktif untuk memetakan kebutuhan logistik pemilu, natural language processing (NLP) untuk membaca dan menganalisis umpan balik masyarakat melalui media sosial, serta AI-assisted scheduling untuk menyusun jadwal kegiatan dan distribusi sumber daya secara efisien. Dalam konteks pemutakhiran data pemilih, AI juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan data cleaning dan deduplikasi otomatis yang berfungsi mendeteksi data ganda serta memvalidasi identitas pemilih secara cepat dan akurat. Sebagai strategi implementasi, Prof. Wayan menekankan pentingnya pendekatan bertahap. KPU disarankan untuk memulai dari proses otomasi sederhana pada alur kerja yang bersifat repetitif dan rawan kesalahan, kemudian secara perlahan meningkatkan penerapan menuju AI prediktif yang mampu menganalisis pola dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Ketua KPU Kota Banjar dan Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Banjar mengikuti webinar alur kerja menggunakan AI. (KPU Kota Banjar/Rasyid Maulid Majid) Kehadiran KPU Kota Banjar dalam webinar ini menjadi bentuk komitmen nyata terhadap penguatan kapasitas digital serta penerapan inovasi teknologi informasi dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan baru tentang bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan kualitas data, dan mendukung pengelolaan informasi secara efisien. Transformasi digital dalam penyelenggaraan pemilu bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan zaman. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan efisiensi, KPU terus berupaya membangun masa depan pemilu yang lebih modern, transparan, dan berintegritas — sejalan dengan semangat tema kegiatan, “Membangun Masa Depan Pemilu dengan AI: Kolaborasi, Inovasi, dan Efisiensi.”


Selengkapnya
🔊 Putar Suara